Perjalan hidup.. Mengalir dengan cepat..
Aku seperti terhenti pada sebuah titik..
Arti apa yang sedang terjadi..
Sapuan gelombang kehidupan mlambungkanku,menghempaskanku..
Meneriakan atas kegalauan jiwa..
Tertahan diriku pada sebuah sisi..
Ach hidupku..
Sesak,galau,kucoba bertahan, menahan segala yg terjadi..
Perjalananpun trus berjalan.. Tak peduli atas kekuatan yang ada..
Disini bersama hujaman yang smakin menghujam..
Antara berdaya dan tidak aku tetap harus lalui apa yang tlah menjadi skenario kehidupan ini..
Walau merangkak, cenderung berebah.. Tapi.. Aku tetap mempercai kalau suatu saat nanti pasti akan ada secerca cahaya kutemui..
Sebagai landasan hidup dari kehidupan stelah hidup.. Semoga..
Kucoba menuliskan hasrat jiwa yang terasa selama menjalani hidup tuk mengapai dan pencarian makna hidup yang sesungguhnya, jatuh bangun dalam menjalani perjalanan, terangkai melalui kata, walau hanya sebuah kiasan yang mengambarkan gejolak jiwa atas diri saat menapaki kehidupan Yang Fana
Jumat, Februari 26, 2010
Kamis, Februari 25, 2010
Berdoa
- Manusia -
Saat aku berdoa..
Aku meminta bgt byk permintaan..
Ketika aku berdoa..
Aku meminta kau kabulkan dgn cepat..
Ketika aku berdoa..
Aku dalam keadaan terhujam dan terhenyak dlm lubang glombang kehidupan.
Ya ketika aku berdoa..
Pasti aku meminta jwban nyata yg dpt kupahami.. Bukan samar
Berdoa dan berdoa ... Meminta dan meminta.. Itulah manusia dan itu aku..
- Tuhan -
Aku bukan tak menjawab apa yang kau pinta..
Tapi.. Tak lalaikah kau kepada diriKu..
Dimana saat panggilan itu mengemma memanggilmu.. kau masih tetap diam sibuk akan duniamu, kadang terlupakan cenderung terabaikan..
Disaat kau menemuiKu.. Fikiran dan hatimu tak menyatu bersama ragamu..
Bila kau senang kau mengabaikanku..
Raga yg kutitip padamu apa kau pergunakan secara benar,kau jaga.. Secara benar..
Wahai manusia.. Aku selalu memberi apa yang kau pinta, dan selalu kuberikan extra.. Tapi sadarkah kau akan dirimu..
Kuciptakan dirimu adalah yg terbaik diantara mahluk yg lain, tapi sekaligus terburuk dr mahluk yg lain..
Sadarilah diri.. Maknai apa arti diri dlm hembusan nafasmu.. Maka akan kau temui.. Apa yang menjadi pintamu terhadapKu..
- Manusia -
Terdiam.. Lah manusia.. Sudah kah benar dia menjejaki dunia.
Saat aku berdoa..
Aku meminta bgt byk permintaan..
Ketika aku berdoa..
Aku meminta kau kabulkan dgn cepat..
Ketika aku berdoa..
Aku dalam keadaan terhujam dan terhenyak dlm lubang glombang kehidupan.
Ya ketika aku berdoa..
Pasti aku meminta jwban nyata yg dpt kupahami.. Bukan samar
Berdoa dan berdoa ... Meminta dan meminta.. Itulah manusia dan itu aku..
- Tuhan -
Aku bukan tak menjawab apa yang kau pinta..
Tapi.. Tak lalaikah kau kepada diriKu..
Dimana saat panggilan itu mengemma memanggilmu.. kau masih tetap diam sibuk akan duniamu, kadang terlupakan cenderung terabaikan..
Disaat kau menemuiKu.. Fikiran dan hatimu tak menyatu bersama ragamu..
Bila kau senang kau mengabaikanku..
Raga yg kutitip padamu apa kau pergunakan secara benar,kau jaga.. Secara benar..
Wahai manusia.. Aku selalu memberi apa yang kau pinta, dan selalu kuberikan extra.. Tapi sadarkah kau akan dirimu..
Kuciptakan dirimu adalah yg terbaik diantara mahluk yg lain, tapi sekaligus terburuk dr mahluk yg lain..
Sadarilah diri.. Maknai apa arti diri dlm hembusan nafasmu.. Maka akan kau temui.. Apa yang menjadi pintamu terhadapKu..
- Manusia -
Terdiam.. Lah manusia.. Sudah kah benar dia menjejaki dunia.
Doaku
Kumeminta pada Mu.. Wahai sang khalik..
Atas nanar kehidupan, atas apa nyata yg terjadi..
Kulafazkan bait keinginan.. Dan kumeminta.. Terus dan terus..
Kumeminta pada Mu.. Wahai sang maha besar..
Kuyakin Kau mendengar sgala pintaku, yang kupanjatkan hanya pada Mu.. Tanpa.. Terlewati walau sekali sentakan nafas.
Tapi.. Kadang aku msh mengabaikan Mu.. Wahai Kau yg maha pendengar..
Masih suka melupakan Mu.. Membungkam diri atas panggilan Mu.. Terburu2 saat menghadapmu..
Mungkin itu yg mengakibatkan lambatnya Kau kabulkan sebuah proposal akan langkah hidup.. Karena aku yakin Kau adalah maha segalanya..
Kusujud pada Mu.. Bersama limpahan dosa yg tlah menjadi hitam..
Atas nanar kehidupan, atas apa nyata yg terjadi..
Kulafazkan bait keinginan.. Dan kumeminta.. Terus dan terus..
Kumeminta pada Mu.. Wahai sang maha besar..
Kuyakin Kau mendengar sgala pintaku, yang kupanjatkan hanya pada Mu.. Tanpa.. Terlewati walau sekali sentakan nafas.
Tapi.. Kadang aku msh mengabaikan Mu.. Wahai Kau yg maha pendengar..
Masih suka melupakan Mu.. Membungkam diri atas panggilan Mu.. Terburu2 saat menghadapmu..
Mungkin itu yg mengakibatkan lambatnya Kau kabulkan sebuah proposal akan langkah hidup.. Karena aku yakin Kau adalah maha segalanya..
Kusujud pada Mu.. Bersama limpahan dosa yg tlah menjadi hitam..
Rabu, Februari 17, 2010
I m angry
Katakan apa itu..
Sebuah kasat mata yang blum dapat kuketahui dan kutembus dgn mata tlanjangku..
Katakan apa itu..
Sebuah nafsu manusia dengan melakukan perbudakan mahluk lain..
Dia pikir dia pintar.. Dia pikir dia bisa.. Memperbudak mahluk lain untuk tujuan nafsunya..
Manusia dgn tingkat kepintaran tertinggi diantara ciptaan mahluk lainnya..
Dia pikir dia pintar dgn siasat itu..
Bodoh...
Manusia itu terkadang lebih sgt bodoh dr mahluk yg tercipta diatas muka bumi ini..
Persekutuan yg dia buat,akan menyeret dia dr yg memperbudak menjadi yg diperbudak..
Kau mungkin merasa senang saat ini,melihat tujuanmu tercapai..
Bersih tak terlihat, tak meninggalkan jejak..
Tapi ketahuilah.. Kau akan lebih sakit dr pada apa yg pernah kau perbuat..
Aku memang manusia yg tdk memiliki kemampuan, tak bisa melihat, hanya bs merasa samar..
Ketahuilah .. Apa yg kau perbuat akan kucoba kembalikan atas seijin Nya.. Agar kau dapat merasa apa yg kau perbuat ...
Ku terdiam bukan kuterdiam, kau akan tau bila saatnya nanti..
Sebuah kasat mata yang blum dapat kuketahui dan kutembus dgn mata tlanjangku..
Katakan apa itu..
Sebuah nafsu manusia dengan melakukan perbudakan mahluk lain..
Dia pikir dia pintar.. Dia pikir dia bisa.. Memperbudak mahluk lain untuk tujuan nafsunya..
Manusia dgn tingkat kepintaran tertinggi diantara ciptaan mahluk lainnya..
Dia pikir dia pintar dgn siasat itu..
Bodoh...
Manusia itu terkadang lebih sgt bodoh dr mahluk yg tercipta diatas muka bumi ini..
Persekutuan yg dia buat,akan menyeret dia dr yg memperbudak menjadi yg diperbudak..
Kau mungkin merasa senang saat ini,melihat tujuanmu tercapai..
Bersih tak terlihat, tak meninggalkan jejak..
Tapi ketahuilah.. Kau akan lebih sakit dr pada apa yg pernah kau perbuat..
Aku memang manusia yg tdk memiliki kemampuan, tak bisa melihat, hanya bs merasa samar..
Ketahuilah .. Apa yg kau perbuat akan kucoba kembalikan atas seijin Nya.. Agar kau dapat merasa apa yg kau perbuat ...
Ku terdiam bukan kuterdiam, kau akan tau bila saatnya nanti..
Senin, Februari 15, 2010
Aku butuh tapi takan pernah ada
Aku butuh damai jiwa....
Tapi kurasa takan pernah ada
Aku butuh pelukan kasih
Tapi kurasa Takan pernah ada
Aku butuh cinta
Tapi kurasa takan tercipta
Aku hanya mencari
Tapi mungkin takan pernah akan kutemui..
Memukau jiwa menerjang hari
Untuk sebuah rasa yang tak pernah akan mati
Walau harus terpungkiri
Tetap mengema dalam diri
Kutatap hari kulangkahkan kaki...
Demi makna yang tak memiliki arti
Terpungkiri .....
Arti sebuah rasa
Tiada pernah ada akan sebuah damba itu kembali
Diantara desir mimpi ... kumatikan apa keinginan diri
Hujaman resah jiwa yang semakin merengkuh diri
Bersama mega yang hitam menyelimuti....
Disini ...
Diatas kakiku berpijak...
Dimana kelitihan mulai beranjak pelan menulusuri sudut diri
Tiada kekuatan ... lirih .....
Kutatap hari dengan menutupi apa yang ada dan bergejolak dihati...
Hamparan luas samudra kehidupan... terasa begitu menghimpit...
sudah... dapatkah kusudahi semua apa yang ada dalam diri...
Mimpi apakah mampu kurangkai mahligai keberadaan jiwa dan keindahan dunia...
Kutebarkan dosa diantara kemunafikan yang ada...
Kupungkiri dan tak kupungkiri
Kuakhiri tapi engan kumengakhiri...
Hanya sepi dan cumbui diri yang penuh dengan segala luka yang mengiris perih
Ya... aku lah manusia yang mencari arti...
Arti sebuah Rasa dan ilusi..
walau akan terbunuh dalam menanti..
Menyakiti diri untuk sebuah rasa yang tak pernah pasti
Fatamorgana.. Terus kugeluti..untuk sebuah kata ... rasa yang mengelora dalam hati..
Tiada hari tiada hati... yang mampu tuk menutupi..
Hanya sepi yang ada dalam diri..
Tangis dalam hati yang menyesakan dada ini
Terus terjadi ... menenggelamkan diri kedalam lautan ..... Hampa...
Tiada kata ... lagi yang bisa kuucapkan untuk mewakili berjuta hasrat dan mimpi
Hanya sekedar melepas sedikit aral yang ada dalam hati...
Sungguh kutau apa yang terjadi...
Tapi semua telah terjadi... dan kutenggelam dalam laraku sendiri...
Tanpa henti.....
Diantara desir mimpi ... kumatikan apa keinginan diri
Hujaman resah jiwa yang semakin merengkuh diri
Bersama mega yang hitam menyelimuti....
Disini ...
Diatas kakiku berpijak...
Dimana kelitihan mulai beranjak pelan menulusuri sudut diri
Tiada kekuatan ... lirih .....
Kutatap hari dengan menutupi apa yang ada dan bergejolak dihati...
Hamparan luas samudra kehidupan... terasa begitu menghimpit...
sudah... dapatkah kusudahi semua apa yang ada dalam diri...
Mimpi apakah mampu kurangkai mahligai keberadaan jiwa dan keindahan dunia...
Kutebarkan dosa diantara kemunafikan yang ada...
Kupungkiri dan tak kupungkiri
Kuakhiri tapi engan kumengakhiri...
Hanya sepi dan cumbui diri yang penuh dengan segala luka yang mengiris perih
Ya... aku lah manusia yang mencari arti...
Arti sebuah Rasa dan ilusi..
walau akan terbunuh dalam menanti..
Menyakiti diri untuk sebuah rasa yang tak pernah pasti
Fatamorgana.. Terus kugeluti..untuk sebuah kata ... rasa yang mengelora dalam hati..
Tiada hari tiada hati... yang mampu tuk menutupi..
Hanya sepi yang ada dalam diri..
Tangis dalam hati yang menyesakan dada ini
Terus terjadi ... menenggelamkan diri kedalam lautan ..... Hampa...
Tiada kata ... lagi yang bisa kuucapkan untuk mewakili berjuta hasrat dan mimpi
Hanya sekedar melepas sedikit aral yang ada dalam hati...
Sungguh kutau apa yang terjadi...
Tapi semua telah terjadi... dan kutenggelam dalam laraku sendiri...
Tanpa henti.....
Selasa, Februari 09, 2010
.. Goresan jiwa yg terkapar Rasa ..
Minggu, 07 februari 2010
Resah.. Ya kurasakan resah yang bergumul dalam diriku..
Kucoba menepiskan sgala yg berasa terasa tergetarkan dlm jiwa..
Tapi semua terus menghentak.. Terus menghentak..
Tubuhku lunglai,lemas,kuabaikan sgala sakit yg terasa menjejal jiwa dan raga.. Dan kubiarkan jiwaku kosong..
Tanpa tersentuh lafazmu, air suci pembasuh kotor diri.. Selembar sejadah terlipat rapih diatas pakaianku.. Yg biasanya selalu ada disampingku.. PanggilanMu kuabaikan yg biasaku nanti..
Aku memunafikan diri atas sgala terpaan hidup, yg menerjang, menghantam..
Detik demi detik kulalui.. Resah itu semakin menjadi..
Aku sadar Kau memanggilku,mengingatkanku
.. Memberi teguran padaku.. Tapi ya kuabaikan..
Aku merasa kotor sangat kotor, mampukah aku meminta kesucian jiwa itu pada Mu.. Kedamaian hati, ketentraman diri... Karena aku sudah tak punya angan dan mimpi..
Aku menjalani hidup.. Hanya menjalani apa yg terjalani..
Tapi aku muak.. Sungguh muak dengan diri sendiri..
Seminggu sudah bayangan kematian itu begitu jelas dipelupuk mataku.. Seakan sang jibril tlah bersiap menjemputku...
Entah beberapa kali aku hampir kehilangan kesadaranku.. Tapi syukurnya aku masih diberi waktu untuk dapat menjejaki dunia ini..
Siang ini.. Dihari minggu kubaca beberapa artikel yg menyayat hati mengeleparkan jiwa,merobek sukma..
Nanar.. Kutahan sesak yang bergumul didada..
Tersungkurku, batinku menangis.. Atas sgala perih atas kotor diri..
Ku langkahkan kaki, kumandikan diri, kubersihkan atas sgala yg menempel pada diri.. Kutebar sajadah..
Ku bersujud pada Mu.. Terima kasih atas cinta Mu.. Sampai Kau memanggilku terus menerus.. Tuk selalu dalam pelukan Mu.. Dlm kasihMu yg kuabaikan dan tak kusvukuri..
Terima kasih Kau beri gambaran apa yang aku cari tentang arti rasa diatas mahligai jiwa.. Ya akhirnya kutemui makna tersebut..
Kini ijinkan aku selalu bersujud dan bermunajat pada Mu.. Jagalah aku dalam kehampaan hidup.. Dan kekotoran hati, serta limpahan dosa..
Hariku semakin sempit.. Kuingin pulang pada Mu.. Saat dalam pelukan Mu.. Kudendangkan lafazmu.. Yang kurindukan selalu yang terucap dr bibirku tuk selalu memujaMu.. Menyanjungmu, wahai Illahirabbi...
Ikhlaskan apa yg pernah terjadi dlm hidup ini, memantabkan diri tuk mengapai kembali cinta suciMu.. Wahai Tuhanku..
Amien..
Resah.. Ya kurasakan resah yang bergumul dalam diriku..
Kucoba menepiskan sgala yg berasa terasa tergetarkan dlm jiwa..
Tapi semua terus menghentak.. Terus menghentak..
Tubuhku lunglai,lemas,kuabaikan sgala sakit yg terasa menjejal jiwa dan raga.. Dan kubiarkan jiwaku kosong..
Tanpa tersentuh lafazmu, air suci pembasuh kotor diri.. Selembar sejadah terlipat rapih diatas pakaianku.. Yg biasanya selalu ada disampingku.. PanggilanMu kuabaikan yg biasaku nanti..
Aku memunafikan diri atas sgala terpaan hidup, yg menerjang, menghantam..
Detik demi detik kulalui.. Resah itu semakin menjadi..
Aku sadar Kau memanggilku,mengingatkanku
Aku merasa kotor sangat kotor, mampukah aku meminta kesucian jiwa itu pada Mu.. Kedamaian hati, ketentraman diri... Karena aku sudah tak punya angan dan mimpi..
Aku menjalani hidup.. Hanya menjalani apa yg terjalani..
Tapi aku muak.. Sungguh muak dengan diri sendiri..
Seminggu sudah bayangan kematian itu begitu jelas dipelupuk mataku.. Seakan sang jibril tlah bersiap menjemputku...
Entah beberapa kali aku hampir kehilangan kesadaranku.. Tapi syukurnya aku masih diberi waktu untuk dapat menjejaki dunia ini..
Siang ini.. Dihari minggu kubaca beberapa artikel yg menyayat hati mengeleparkan jiwa,merobek sukma..
Nanar.. Kutahan sesak yang bergumul didada..
Tersungkurku, batinku menangis.. Atas sgala perih atas kotor diri..
Ku langkahkan kaki, kumandikan diri, kubersihkan atas sgala yg menempel pada diri.. Kutebar sajadah..
Ku bersujud pada Mu.. Terima kasih atas cinta Mu.. Sampai Kau memanggilku terus menerus.. Tuk selalu dalam pelukan Mu.. Dlm kasihMu yg kuabaikan dan tak kusvukuri..
Terima kasih Kau beri gambaran apa yang aku cari tentang arti rasa diatas mahligai jiwa.. Ya akhirnya kutemui makna tersebut..
Kini ijinkan aku selalu bersujud dan bermunajat pada Mu.. Jagalah aku dalam kehampaan hidup.. Dan kekotoran hati, serta limpahan dosa..
Hariku semakin sempit.. Kuingin pulang pada Mu.. Saat dalam pelukan Mu.. Kudendangkan lafazmu.. Yang kurindukan selalu yang terucap dr bibirku tuk selalu memujaMu.. Menyanjungmu, wahai Illahirabbi...
Ikhlaskan apa yg pernah terjadi dlm hidup ini, memantabkan diri tuk mengapai kembali cinta suciMu.. Wahai Tuhanku..
Amien..
Senin, Februari 01, 2010
Apa yang dibilang tentang cinta
Siapa bilang cinta itu indah
Siapa bilang cinta itu menyakitkan
Mereka yg bilang cinta itu indah..
Aku yg bilang cinta itu menyakitkan..
Why..
Karena itu yg kurasa..
Karena itu yg tergariskan dalam perjalanan hidupku..
Sampai detik ini..
Dimana tulisan ini terangkai...
Menjalani dan terus.. Mengeluti.. Mencumbui angan.. Mencipta keindahan yang hanya sebatas.. Mimpi..
Tapi dibalik itu aku tau bahwa cinta itu indah.sayangnya takan ada buatku..
Berbahagialah bagi yg merasakan dan teraih..
Selamat berduka bagi yg tak teraih..
Jangan pernah bilang cinta itu indah padaku, karena aku tak tau apa itu indah..
Adalah
Ini adalah rasaku
Bukan rasamu
Ini adalah cintaku
Bukan cintamu
Ini adalah rinduku
Bukan rindumu
Ini adalah dawai asmaraku
Bukan dawai asmaramu
Tapi aku adalah aku, dan bukan dirimu..Aku dengan segala yang pernah terucap, tak lekang waktu ku tetap mengengam.. Walau kau tlah menjadi ilusi.. Tetap kugengam sebait kata yang pernah terucap..
Dan aku bukan dirimu.
Langganan:
Komentar (Atom)